Gambar Chelsea Akame Ga Kill! Sang Pembunuh Pencita Lollipop

Loading...

Gambar Chelsea Akame Ga Kill! Sang Pembunuh Pencita Lollipop – Kehadiranya bagaikan angin segar, yang memberikan warna baru bagi Night Raid. Merupakan seorang pembunuh dan manipulator ulung, keahlianya dalam menciptakan perangkap mematikan bagi lawannya, membuat kehebatanya tak perlu diragukan lagi. Di balik sosoknya yang menawan, tersimpan jiwa seorang pembunuh berdarah dingin.

Chelsea merupakan salah satu anggota baru Night Raid, yang direkrut oleh Najenda setelah kepulangan dari markas pusat pasukan revolusioner. Salah satu ciri khas penampilanya adalah aksesoris headphone dan lollipop. Permen yang selalu terlihat dihisap dan dibawanya dalam setiap suasana. Chelsea sendiri merupakan pribadi yang memiliki sifat jahil. Sifatnya tersebut tak jarang membuat Mine kesal, karena ia lah yang sering kali menjadi target kejahilan Chealsea. Suatu kali, ia pernah menunjukan sisi dinginya saat mengkalkulasi suatu hal. Ia sering kali membuat sebuah analisis yang terang – terangan tentang seseorang ataupun situasi tertentu. Saat baru bergabung, ia pernah memberikan penilaianya secara terang – terangan terhadap kemampuan anggota Night Raid lainya. Menurutnya kenaifan yang mereka miliki lah, yang suatu saat menjadi hal yang dapat membunuh mereka. Namun meski begitu, sesungguhnya ia sama sekali tidak bermaksud jahat dengan mengatakan hal tersebut. Ia sebenarnya hanya ingin menunjukan maksud baiknya, dengan membatu semua anggota Night Raid untuk berpikir secara lebih realistis. Jauh di dalam lubuk hatinya, Chelsea sangat peduli dengan seluruh anggota Night Raid, yang kini menjadi teman – temanya. Dirinya hanya ingin apa yang menimpa tim lamanya tidak terjadi kepada Night Raid. Menjadi satu – satunya anggota tim yang bertahan hidup, saat anggota timnya yang lain terbunuh ketika sedang menjalankan tugas. Membuatnya tak ingin merasakan kesedihan tersebut untuk yang kedua kalinya. Seiring berjalanya waktu, Ia sepertinya menunjukan perasaan khusus terhadap Tatsumi, namun ironis perasaan tersebut belum sempat dan tak akan pernah terungkap karena kepergiannya yang tragis.

Dimasa lalu saat dirinya belum bergabung dengan pasukan revolusioner, Chelsea merupakan seorang pelayan kerajaan. Ia bekerja sebagai seorang pelayan, yang melayani seorang raja muda yang kejam. Majikanya tersebut merupakan seorang raja, yang menikmati kesenangan dengan memburu orang lain. Baginya kesengsaraan dan nyawa orang lain yang terbunuh di tanganya adalah sebuah hiburan baginya. Sebenarnya sudah sejak lama ia menyadari kekejaman tersebut, namun tak ada yang bisa dilakukan untuk menghentikan tiran yang saat itu berkuasa. Hingga suatu hari ia menemunkan sebuah Teigu bernama Gaea Foundation, yang tersimpan di ruang bawah tanah karena tak menemukan seorangpun yang cocok menggunakannya. Dengan kekuatan Teigu tersebut, suatu hari ia memutuskan untuk membunuh sang raja dan menghentikan segala kesengsaraan yang diciptakanya. Dengan terbunuhnya sang raja, Chelsea menyadari bahwa apa yang dilakukanya membawa perubahan positif bagi rakyat. Sejak saat itu dirinya bertekad, dengan menggunakan kekuatan Teigu yang dimilikinya untuk kebaikan. Ia akan menciptakan perubahan dan membantu memulihkan berbagai tindakan keji yang ada di negaranya. Tak lama berselang, ia kemudian memutuskan untuk bergabung dengan pasukan tentara revolusioner. Bergabung dengan ribuan orang yang memiliki visi sama sepertinya, demi untuk menegakan keadilan dan menciptakan perdamaian dunia.gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-1 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-2 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-3 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-4 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-5 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-6 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-7

Loading...

gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-8 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-9 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-10 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-11 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-12 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-13 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-14 gambar-chelsea-akame-ga-kill-sang-pembunuh-pencita-lollipop-15

Berbeda dengan sebuah Teigu pada umumnya, Gaea Foundation merupakan sebuah Teigu berbentuk sebuah kotak make up, dengan kemampuan yang sangat unik. Gaea Foundation memungkinkan Chelsea dapat merubah penampilanya menjadi apapun atau siapapun sesuai dengan keinginannya. Ia bahkan dapat merubah penampilanya, menjadi kedalam bentuk seekor kucing sekalipun. Dengan kemampuanya tersebut Najenda mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan dan menjawab keraguan Tatsumi akan sosok Chelsea. Bahwasanya Chelsea merupakan seorang pembunuh terlatih yang telah menjalanin berbagai macam tugas dan misi sebanyak Akame. Menipu dan memanipulasi targetnya merupakan kekuatan utama Chelsea dalam membunuh. Ia memperalat targetnya, menyeretnya kedalam keadaan terapuhnya. Membuat targetnya menurunkan tingkat pertahanan dirinya pada titik yang paling rendah, dan saat terdapat celah ia akan langsung menyerang dan membunuh targetnya. Senjata yang digunakanya untuk membunuh targetnya adalah sebuah jarum khusus, dimana jarum tersebut ia gunakan untuk menyerang syaraf dan titik – titik vital di tubuh orang tersebut. Kehebatannya dalam membunuh tersebut pernah ditunjukannya, saat ia membunuh Bols, dengan merubah dirinya menjadi seorang gadis kecil. Ia berhasil menipu Bols dan memanipulasi emosinya, saat ia membuat Bols perlahan – lahan masuk dalam perangkapnya. Chelsea kemudian menusuk Bols tepat di bagian vital sum – sum tulang belakangnya, dan membiarkanya pelan – pelan mati terbunuh dengan serangan tersebut. Gaea Foundation, tergolong kedalam Teigu yang lebih bersifat suportif, sehingga sulit bagi Chelsea menggunakanya untuk keperluan membunuh targetnya secara langsung dan terang – terangan. Chelsea bukan merupakan seorang petarung yang mengandalkan kekuatan fisiknya, seperti anggota Night Raid lainya. Chelsea sendiri selalu membawa Teigunya kemana pun ia pergi. Ia juga menggunakan Teigunya, sebagai kotak penyimpanan permen lollipop kesukaanya, untuk persediaan.

Meskipun sebentar, kepergianya menciptakan luka mendalam bagi seluruh anggota Night Raid. Kepergianya mungkin berlangsung tragis, namun diakhir hayatnya sosoknya merupakan seorang teman yang namanya akan selalu dikenang sebagai seorang pejuang sampai kapanpun.