Gambar Bols Akame Ga Kill! Sang Pria dan Api Pemusnah

Loading...

Gambar Bols Akame Ga Kill! Sang Pria dan Api Pemusnah –“Jangan menilai buku hanya dari sampul luarnya”, peribahasa yang sangat tepat untuk menggambarkan sosoknya. Di balik penampilanya yang terkesan aneh dan menyeramkan, terdapat sisi lain dirinya, yang mungkin akan membuat semua orang terkejut setelah mengetahui fakta tentangnya. Seperti api, sosoknya terlihat tenang namun dapat menjadi sangat berbahaya dan mematikan, dalam keadaan tertentu.

Bols merupakan salah satu anggota tertua dari Jaegers. Sebelum bergabung dengan Jaegers, dirinya tergabung dengan skuad pembakaran di bawah kepemimpinan pemerintah kerajaan. Kelompok eksekutor masal yang bekerja memusnahkan apapun sesuai perintah, dengan cara membakar mereka. Penampilan Bols mungkin terlihat aneh dan menyeramkan, disebabkan topeng yang dipergunakannya. Meskipun penampilanya terlihat buas, ternyata Bols merupakan seorang pribadi yang sangat baik hati dan peduli dengan orang lain. Dirinya juga merupakan seorang yang cenderung pemalu dan segan dengan orang lain, hal ini terlihat saat pertama kali ia memperkenalkan dirinya kepada anggota Jaegers lainya. Meskipun topeng yang dipergunakannya membuat penampilannya aneh, namun karena sifatnya tersebut ia memutuskan untuk tetap menggunakan topengnya tersebut. Walaupun sebenarnya orang terdekatnya mengatakan, bahwa wajahnya tidak akan menimbulkan masalah bagi orang lain. Pekerjaan Bols di masa lalu, sebagai seorang eksekutor yang telah mengambil ribuan nyawa. Membuat ia merasa terus dihantui rasa bersalah dalam hatinya, ia percaya suatu saat karma akan datang kepadanya sebagai balasan atas apa yang dilakukanya. Alasan Bols untuk tetap melakukan pekerjaan tersebut, tak lain karena dirinya harus menghidup orang – orang yang disayanginya, yaitu istri dan anaknya. Bols sendiri telah menikah selama 6 tahun lamanya, meskipun Istri dan anaknnya telah mengetahui pekerjaan yang dilakukanya, namum mereka tetap melakukan hal terbaik dengan tetap memberikan dukungannnya. Rasa cinta Bols kepada Istri dan anaknya tidak perlu diragukan lagi, bahkan di saat – saat terakhirnya ia merasa sangat menyesal tidak dapat kembali bersama mereka, setelah selesai menjalankan tugasnya. Karena Bols telah membumihanguskan banyak desa, dan orang – orang yang tinggal di dalamnya. Dirinya merasa enggan untuk membunuh orang lain secara masal, yang diyakininya sebagai orang – orang tidak berdosa. Karena kebiadabannya dalam membunuh tersebut, ia percaya banyak orang yang memandang dirinya rendah, serta bersumpah untuk membalaskan dendam atas apa yang dilakukanya.

gambar-bols-akame-ga-kill-sang-pria-dan-apinya-yang-memusnahkan-1 gambar-bols-akame-ga-kill-sang-pria-dan-apinya-yang-memusnahkan-2 gambar-bols-akame-ga-kill-sang-pria-dan-apinya-yang-memusnahkan-3

Loading...

gambar-bols-akame-ga-kill-sang-pria-dan-apinya-yang-memusnahkan-4 gambar-bols-akame-ga-kill-sang-pria-dan-apinya-yang-memusnahkan-5 gambar-bols-akame-ga-kill-sang-pria-dan-apinya-yang-memusnahkan-6Diantara anggota Jaegers lainya, Bols merupakan seorang yang sangat ahli dalam memasak. Bols menjadi orang yang bertanggung jawab menyiapkan seluruh hidangan, bagi anggota Jaegers lainya. Karena topeng yang dipergunakannya , Bols sendiri memilih untuk makan seorang diri karena tidak ingin menampilkan wajahnya. Namun, melihat keadaan ini suatu hari Esdeath dapat meyakinkan Bols. Bahwa tidak akan ada seorang pun yang akan merasa terganggu dengan wajahnya tanpa menggunakan topeng. Semenjak itu, dirinya merasa sangat senang karena bisa makan bersama – sama dengan anggota Jaegers lainya. Selain karena alasan bahwa dirinya seorang pemalu, tidak ada yang tahu pasti mengapa Bols menyembunyikan wajahnya. Karena Bols dirasa berpengalaman soal cinta, suatu kali Esdeath pernah meminta saran Bols, tentang perasaan cintanya terhadap Tatsumi. Bols sendiri menyarankan padanya, untuk tidak menyerah dengan perasaan cintanya. Dan jangan pernah kehilangan harapan, bahwa suatu saat mungkin Tatsumi akan jatuh cinta padanya. Kebaikan hati Bols, pada akhirnya menjadi hal yang membunuhnya di kemudian hari. Chelsea memanipulasi kebaikan hatinya, dengan menyamar sebagai seorang gadis kecil yang lututnya terluka. Bols yang baik hati, sama sekali tidak menaruh curiga akan perangkap tersebut, dan dengan senang hati menolang gadis kecil tersebut. Emosi Bols yang telah termanipulasi oleh penyamaran Chelasea, membuat pertahanan dirinya berada dalam titik terendah. Dan disaat itu lah Chelsea berhasil membunuh Bols, dan memberikannya kematian perlahan. Chelsea sendiri mengmbil wujud seorang gadis kecil, yang ternyata diketahui sebagai representasi dari seorang anak tak berdosa yang menjadi korban kekejaman Bols.

Karena pekerjaan sebagai seorang eksekutor pembakaran masal. Bols sendiri memiliki sebuah Teigu yang dapat menyemburkan api dengan kekuatan yang luar biasa, bernama Rubicante. Dengan Teigu ini ia dapat membakar habis seluruh musuhnya, dalam kelompok besar. Api yang dihasilkan oleh Rubicante, jika sudah mengenai tubuh seseorang. Maka tidak akan bisa dipadamkan, meskipun orang tersebut mencoba memandamkannya dengan menggunakan air. Bols merupakan seorang pria yang memiliki kekuatan fisik yang luar biasa, bahkan dengan kekuatanya tersebut. Dirinya dapat mengalahkan mahluk buas berbahaya hanya dengan menggunakan tangan kosong. Pertarungannya dengan Leone, membuat Rubicante hancur dan menyeret Bols berada dalam keadaan terpojok. Keadaan tersebut memaksanya untuk menggunakan kekuatan tersembunyi Rubicante, untuk dapat melarikan diri dari pertarungan. Cara tersebut dilakukannya dengan cara meledakan tabung gas yang merupakan bagian dari Rubicante, ledakan tersebut tercipta dengan daya ledak yang sangat mematikan.

Pada akhirnya, karma datang kepadanya sebagai balasan atas semua tindakan yang telah dilakukannya. Merenggutnya dari orang – orang yang disayanginya, meninggalkan Istri dan anaknya. Serta teman – teman, yang membuatnya kembali menyadari sisi kemanusiaan dalam dirinya, setelah sekian lama hilang bersama dengan nyawa orang – orang tak berdosa yang dibakarnya hidup – hidup.