Gambar Esdeath Akame Ga Kill! Sang Dewi Kematian

Loading...

Gambar Esdeath Akame Ga Kill! Sang Dewi Kematian –Terlahir sebagai seorang petarung yang tangguh, membuatnya tumbuh menjadi seorang jendral dengan kekuatan yang mematikan. Merupakan seseorang yang menemukan sebuah kesenangan di balik penderitaan dan kematian orang lain, menjadikanya seorang sosok wanita sadis yang “haus darah”.

Esdeath merupakan seorang jendral tertinggi, dan paling di hormati di ibu kota kerajaan. Dirinya merupakan seorang jendral yang telah memimpin berbagai perang, tanpa sebuah kekalahan. Menjadikan Esdeath, sebagai sebuah “aset” paling berharga, dan kekuatan utama yang dimiliki oleh pemerintah kerajaan. Sebagai seorang jendral yang setia mengabdi pada kerajaan. Membuat Esdeath tak ragu menjalankan tugas guna memusnahkan siapapun, yang dianggap mengancam pemerintah ibu kota kerajaan, salah satunya pemberontakan masal yang dilakukan oleh tentara pasukan revolusioner. Pemberontakan yang terjadi di seluruh penjuru negeri, membuatnya harus turun tangan membereskan hal tersebut. Dengan perintah sang Perdana Menteri, Esdeath membentuk dan memimpin sebuah pasukan khusus bernama Jaegers. Pasukan ini sengaja dibentuknya, untuk menandingi kekuatan utama tentara pasukan revolusioner, yaitu Night Raid. Esdeath sangat menyukai pertarungan, dan secara khusus menghormati lawan yang dianggapnya kuat. Kecintaanya terhadap bertarung, menginspirasinya untuk melakukan sebuah tindakan yang akan menciptakan kebencian yang lebih terhadap pemerintah. Kebencian tersebut dimanfaatkannya sebagai pemicu untuk meningkatkan jumlah pemberontakan yang ada. Hal in dilakukannya semata, hanya agar ia dapat membunuh lebih banyak pemberontak yang coba menentang pemerintah kerajaan.

Esdeath sendiri merupakan pribadi yang sadis dan tidak sedikitpun memiliki rasa empati terhadap orang – orang yang dianggapnya lemah. Sejak kecil Esdeath telah ditanamkan suatu filosofi hidup, oleh sang ayah. Dimana filosofi tersebut memandang, bahwa “Mereka yang kuat akan menang dan yang lemah akan mati” . Sebagai seorang wanita, Esdeath memiliki sikap yang tak wajar. Dimana dirinya sangat menikmati penderitaan yang diberikanya kepada musuh – musuhnya, baik secara fisik maupun emosional. Ia bahkan tak merasa bersalah atau pun belas kasihan, membunuh orang – orang tak berdosa, hanya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Pemikiran ini sejalan dengan filosofi yang diajarkan ayahnya, dimana hanya orang – orang kuat lah yang dapat bertahan hidup dan, kematian sudah sewajarnya menjadi sebuah takdir bagi mereka yang lemah. Sebagai seorang pemimpin, Esdeath merupakan sosok yang memperlakukan bawahanya dengan sangat baik. Hal ini menginspirasi bawahanya dan menjadikan mereka bawahan yang sangat setia mengabdi pada Esdeath. Dengan kesetian yang Esdeath peroleh dari bawahanya, menjadikan pasukan yang dipimpinnya, pasukan terkuat yang dimiliki oleh ibu kota kerajaan. Esdeath juga merupakan seorang pemimpin yang menunjukan kepedulianya kepada bawahanya. Khususunya kepada The Three Beast dan Jaegers. Meskipun hasrat “haus darah-nya” tak bisa dipungkiri, namun Esdeath tak ingin mengambil resiko kekalahan bagi pasukan yang dipimpinnya, dan memerintahkan mereka untuk mundur, jika pertempuran yang terjadi terlalu berat bagi pasukannya. Esdeath akan menyiksa bawahanya yang melakukan kegagalan dalam menjalankan tugas, namun dirinya masih tetap dapat memaafkan kesalahan tersebut. Dan berpikir mungkin kesalahan yang diperbuat, bukanlah sepenuhnya disebabkan oleh mereka melainkan dipengaruhi oleh fakor lainnya.gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-1 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-2 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-3 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-4 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-5 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-6 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-7 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-8 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-9 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-10 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-11 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-12

Loading...

gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-13 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-14 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-15gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-16 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-17 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-18 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-19 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-20 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-21 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-22 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-23 gambar-esdeath-akame-ga-kill-sang-dewi-kematian-24Esdeath merupakan seorang wanita, yang terlahir di perbatasan bagian utara ibu kota kerajaan. Esdeath merupakan seorang keturunan suku Parta. Seorang ras pemburu yang mengincar hewan buas, untuk mengambil material berharga pada tubuh mereka. Esdeath sendiri dibesarkan oleh sang ayah, sebagai putri seorang kepala suku. Ibunya terbunuh oleh serangan hewan buas yang memangsanya, namun kematian sang ibu dianggap sang ayah sebagaian takdir yang harus dihadapi karena dirinya lemah. Membuat Esdeath pun berpikir demikian. Namun suatu hari, suku Utara melintasi perbatasan dan mulai menyerang suku Parta. Mereka berhasil membantai habis seluruh penduduk suku Parta, dan menjadikan Esdeath satu – satunya keturunan suku Parta yang selamat. Sejak kecil Esdeath merupakan seorang petarung hebat. Perburuan binatang buas yang telah diakukanya semasa kanak – kanak, membuat Esdeath tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan tak kenal takut. Bertahun – tahun berlalu saat dirinya telah menjadi seorang jendral dengan kekuatan yang luar biasa, dendam masa lalunya kepada suku Utara dapat terbalaskan. Ia mendapatkan tugas untuk menaklukan suku Utara, karena dianggap sebagai pemberontak yang mengancam kerajaan. Esdeath dan pasukanya, dapat menaklukan suku Utara dalam kurun waktu yang sangat singkat. Selama misi ini berlangsung, Esdeath berhasil menaklukan sang pemimpin Numa Seika, seorang kesatria yang kabarnya tak pernah sekalipun kalah dalam pertarung. Membuatnya ia kehilangan martabat dan harga dirinya. Sebelum akhirnya dirinya dibunuh, bersama 400,000 orang yang mati dengan cara dikubur hidup – hidup.

Di balik sosoknya yang sadis dan tak berperasaan. Esdeath tetaplah seorang wanita yang ingin merasakan cinta. Namun tak disangka – sangka, orang tersebut adalah Tatsumi. Esdeath benar – benar jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Tatsumi, bahkan perasaan cintanya kepada Tatsumi yang begitu besar, membuatnya menjadi sosok yang terlihat sangat berbeda bila berhadapan dengan Tatsumi. Namun posisinya sebagai seorang musuh utama Night Raid, membuat Tatsumi tak mungkin merasakan perasaan yang sama kepada Esdeath. Namun, meski begitu Esdeath tak pernah menyerah akan perasaannya kepada Tatsumi, dengan harapan suatu saat ia dapat membuat Tatsumi jatuh cinta kepadanya.
Sebagai seorang jendral terkuat, Esdeath memiliki Teigu bernama Demon Extract. Berbeda dengan Teigu pada umumnya, Demon Extract sendiri merupakan Teigu yang berwujud darah kehidupan, yang berasal dari hewan buas tingkat tinggi yang hidup di ujung utara. Karena wujudnya yang berupa darah, saat digunakan oleh penggunanya, Teigu jenis ini tidak akan memiliki wujud fisiknya lagi. Melainkan mengalir bersama darah sang pengguna di dalam tubuhnya. Darah hewan buas yang mengalir di tubuhnya, memberikan Esdeath kekuatan luar biasa yang memungkinkannya untuk dapat memanipulasi es, bahkan menciptakan es dari atmosfer yang berada disekitarnya. Dengan kemampuan ini, ia dapat menciptakan berbagai variasi serangan mematikan yang berasal dari kekuatan es. Dari sekedar membekukan, hingga menciptakan sebuah bongkahan es sebesar batu meteor, untuk menyerang lawan. Selain dapat digunakan sebagai senjata yang mematikan. Es yang diciptakanya juga dapat digunakan untuk melindungi dirinya dari serangan lawan. Sebagai salah satu pengguna Teigu terkuat, Esdeath bahkan dapat mencapai kekuatan maksimum dari Teigu miliknya. Kekuatan tersebut tak hanya membuatnya mampu membekukan apapun secara fisik. Namun lebih jauh lagi, dirinya bahkan mampu membekukan ruang dan waktu.

Kesadisa Esdeath mungkin telah membuatnya kehilangan sebagian besar sisi kemanusia pada dirinya. Namun sosoknya membuktikan bahwa ternyata, perasaan cinta dapat mengubah segalanya. Bahkan mengubah seorang wanita sadis dengan hasrat “haus darahnya”, menjadi seorang wanita penuh kasih sayang saat dirinya dihapkan oleh cinta.