Gambar Juvia Lockser Fairy Tail Sang Wanita Hujan

Loading...

Gambar Juvia Lockser Fairy Tail Sang Wanita Hujan – “Hujan” yang selalu turun bersama di setiap kehadirannya, membuat dirinya dijuluki sebagai seorang “Wanita Hujan”. Seperti hujan, sosoknya mungkin membuat suasana menjadi terasa sendu. Namun di lain sisi, suatu keindahan dan kebahagiaan juga hadir bersamanya.

Juvia Lockser merupakan seorang penyihir angotta guild Fairy Tail. Ia merupakan mantan seorang penyihir S-class guild Phantom Lord. Dan juga seorang yang tergabung pada tim elit bernama “4 Elements”, dengan elemen air yang mewakili dirinya. Pada kemunculan awal, Juvia dikenalkan sebagai seorang yang tidak pernah menunjukan emosi pada raut wajahnya. Ia dikenal sebagai seorang penyendiri, sewaktu masih tergabung dalam guild Phantom Lord. Namun setelah ia bergabung dengan Fairy Tail, sikapnya yang pemurung dan penyendiri perlahan – lahan berubah menjadi seorang yang lebih ceria. Juvia sendiri sangat terobsesi terhadap Gray Fullbuster, hingga menganggap siapapun sebagai musuhnya, bila mencoba memberikan perhatiaan lebih seperti dirinya kepada Gray. Pernah suatu ketika, saat Meredy mencoba mengancam keselamantan Gray. Juvia menjadi kehilangan kendali dan sifat tenangnya, kemudia akan berubah secara drastis menjadi seorangan wanita murka yang bahkan membuat Meredy dan Erza pun merasa takut terhadapnya. Juvia diketahui sedikit memiliki sisi masochistic, dimana saat ia melakukan kesalahan dirinya akan meminta Gray untuk “menghukumnya” atas kesalahannya. Juvia merupakan seorang yang dikenal sangat sopan terhadap orang lain, ia selalu memanggil orang lain dengan sebutan kehormatan. Semenjak bergabung dengan Fairy Tail, Juvia sangat – sangat peduli dengan guild ini dan para anggota lainnya. Saat dalam pertarungan ia pernah sekali waktu mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan rekannya, meskipun ia tau dirinya pun beresiko kehilangan nyawa. Walaupun sudah menjadi anggota Fairy Tail, namun Juvia tidak pernah takut atau membenci hubungan masa lalunya dengan guild Phantom Lord. Bahkan hingga kini ia tetap menjaga hubungan baik dengan anggota guild Phantom Lord lainnya. Juvia mempunyai cirinya yang khas sendiri ketika berbicara, ia selalu mengacu pada dirinya dalam sudut pandang orang ketiga, ia pun juga sering kali mengucapkan kalimat “drip, drip, drop” disebabkan oleh hujan turun yang selalu hadir bersama dirinya kemana pun ia pergi.

Di masa lalu, Juvia lahir pada tahun X767, ia banyak menghabiskan masa kanak – kanaknya seorang diri tanpa seorang teman. Sebab Juvia kecil, dijauhi oleh teman – teman sebayanya, karena selalu membuat hujan turun di sekelilingnya. Karena hal tersebut ia pada akhirnya memutuskan untuk membuat, teru teru bozu sebuah boneka yang dalam kepercayaan masyarakat Jepang dapat menghentikan hujan turun. Namun usahanya tersebut tidak membuahkan hasil dan malah justru membuat teman – teman sebayanya semakin mengejek dirinya. Semakin ia bertambah dewasa, Juvia sering kali harus mendengar orang lain berkomentar tentang betapa hujan yang disebabkannya membuat suasana disekitarnya menjadi terasa sangat muram. Komentar tersebut justru pada akhirnya membuat dirinya semakin merasakan kesedihan dalam dirinya. Pernah suatu ketika, ia menjalin hubungan asmara dengan Bora, namun kemudian ia dengan mudah memutuskan hubungan tersebut, karena ia tak tahan dengan hujan yang selalu turun di sekeliling Juvia. Setelah sekian lama ia merasakan sebuah “penolakan” dalam berbagai hal selama hidupnya, Juvia pada akhirnya diterima untuk bergabung dengan guild Phantom Lord. Momen tersebut menjadi saat – saat ia sadar ini merupakan pertama kalinya dalam hidup kehadirannya dapat “diterima”.gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-1 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-2 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-3 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-4 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-5 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-6 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-7 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-8 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-9 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-10

Loading...

gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-11 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-12 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-13 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-14 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-15 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-16 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-17 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-18 gambar-juvia-lockser-fairy-tail-sang-wanita-hujan-19Sebagai seorang penyirih yang pernah tergabung dalam tim elit “4 Elements”, Juvia sangat lah terampil dalam menggunakan sihir air, yang membuatnya dapat membuat, mengontrol, dan memanipulasi air. Juvia sendiri dapat menggunakan air dalam bermacam – macam cara berbeda. Sihir miliknya sangat lah berguna baik digunakan untuk tujuan menyerang ataupun berlindung dari serangan lawan. Seperti menghasilakan sebuah “pedang” yang terbuat dari air, dimana kekuatan pedang tersebut sanggup memotong batu padat bahkan logam sekalipun. Menciptakan sebuah ombak dengan kekuatan luar biasa, untuk menyerang lawan. Atau bahkan menjebak lawan, di dalam sebuah “penjara” kecil yang juga terbuat dari air. Kemampuan sihir Juvia, juga dapat membuatnya dapat merubah dirinya, menjadi wujud air. Saat dalam wujud ini, baik serangan fisik ataupun sihir, hanya akan melewatinya tanpa menyakitinya sedikitpun. Kekuatan sihir Juvia sendiri, dapat meningkat secara pesat saat dalam keadaan emosional tertentu seperti saat dirinya merasa sangat marah. Amarah dalam dirinya meningkatkan kekuatan dan kemampuan sihirnya, yang bahkan membuat kekuatannya mampu melampaui Meredy. Kemampuan lainya dari Juvia, yang tak kalah luar biasa diantara berbagai variasi sihir airnya, yaitu Unison Raid. Sebuah kemampuan dimana, dua orang penyihir dapat menggabungkan kemampuan sihir keduannya, yang kemudian dapat menciptakan sebuah serangan bersifat masif dengan daya serangan yang mematikan. Juvia sendiri pernah menggunakan kemampuan ini bersama dengan Lucy dan Gray. Sebagai seorang penyihir air, ia memiliki kemampuan unik dimana Juvia memiliki kemampuan untuk dapat bernafas di dalam air, layaknya seekor ikan.

Bergabungnya Juvia dengan Fairy Tail, membuat begitu banyak perubahan dalam hidupnya. Dimulai dari ia yang kini tak perlu merasa kesendirian seperti dahulu, karena kehadiran sosok sahabat dalam hidupnya. Hingga kembali menemukan cinta, dalam sosok Gray Fullbuster.