Gambar Kawakami Bansai Gintama Sang Pembunuh dan Seorang Produser Musik

Loading...

Gambar Kawakami Bansai Gintama Sang Pembunuh dan Seorang Produser Musik – Kejeniusannya bukan hanya ditunjukannya, saat menciptakan sebuah musik berkualitas. Di balik kedoknya tersebut, dirinya merupakan seorang penjahat dengan kecerdasaan luar biasa, yang mampu memanipulasi lawan – lawannya. Kekuatan dan kecerdasannya merupakan kombinasi sempurna, yang menjadikan dirinya menjadi sosok yang berbahaya.

Kawakami Bansai, merupakan salah seorang tokoh antagonis dalam serial anime Gintama. Bansai merupakan seorang anggota pasukan pemberontak Kiheitai, sebuah kelompok ekstrimis faksi Joui. Pemberontakan yang dilakukan oleh Kiheitai, telah menyebabkan teror dan kehancuran di seluruh penjuru negeri. Bansai sendiri diketahui, berperan layaknya wakil ketua dari pasukan pemberontak Kiheitai. Dikarenakan dirinya, adalah satu – satunya orang yang paling dekat dengan sang pemimpin Kiheitai, Takasugi Shinsuke. Ia bahkan menjadi salah satu orang yang dihormati, dan dapat bertindak sebagai pemimpin, saat Takasugi sedang tiada. Bansai merupakan salah satu sosok penting, di dalam kelompok Kiheitai. Dengan kemampuan yang luar biasa dalam bertutur kata, Bansai merupakan sosok yang bertanggungjawab pada seluruh kegiatan negosiasi yang menyangkut kepentingan kelompok. Ia merupakan seorang negosiator handal, yang telah membuktikan kehebatannya dalam bernegosiasi. Dengan kepandainya dalam berbicara, ia dapat dengan mudah menyakinkan orang lain, dan memangkan “hati” mereka dengan kata – katanya. Salah satunya ia buktikan dengan meyakinkan Harusame, untuk memberikan dukungan kepada Kiheitai melawan para pengikut dari Katsura. Kepintaran dan keahliaanya dalam berbicara, membuatnya dapat memanipulasi setiap keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh Itou Kamatarou. Bahkan membuatnya menetang dan berkhianat pada para Shinshengumi. Berkat kemampuanya, seorang jenius seperti Itou Kamatarou sekalipun, dapat masuk dalam perangkap manipulasi Bansai.

Potensi lain dari seorang Bansai, dirinya ternyata merupakan seorang produser musik terkenal. Ia merupakan produser musik, bagi seorang idola pendatang baru, Terakado Tsuu. Saat dirinya memproduseri musik dengan Tsuu, Bansai menggunakan nama samaran “Tsunpo”, untuk menyembunyikan identitasnya yang sesungguhnya sebagai seorang pembunuh ternama. Terlepas dari statusnya sebagai seorang buronan, dan fakta bahwa Shinsengumi telah mengenali wajah Bansai. Walaupun seorang produser terkenal, dapat dipastikan bahwa Bansai sendiri, tidak pernah mengungkapkan wajahnya kepada media. Karena kecintaannya terhadapa musik, Bansai selalu terlihat mengenakan sebuah headphone dalam setiap penampilannya. Hal ini pula lah, yang menyebabkan ia dijuluki sebagai “pria tuli”. Ini disebabkan, oleh seringnya Bansai mengabaikan pembicaraan orang lain, saat sedang bercakap – cakap, karena terlalu “tenggelam” bersama lantunan musik yang selalu didengarkannya. Sebagai seorang individu, Bansai merupakan pribadi yang tenang. gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-1gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-2gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-3 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-4 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-5 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-6 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-7

Loading...

gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-8 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-9 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-10 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-11 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-12 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-13 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-14 gambar-kawakami-bansai-gintama-sang-pembunuh-dan-seorang-produser-musik-15

Berkat sifat tenangnya tersebut, ia berhasil menutupi sifat alaminya yang sebenarnya licik dan kejam. Sebagai seorang petarung, kemampuan Bansai dalam menggunakan pedang sangatlah luar biasa. Sebagai seorang produser musik, kepekaanya terhadap nada membuatnya memiliki kemampuan unik, yang memungkinkannya untuk mendengarkan “nada” di dalam diri seseorang. “Nada” tersebut mampu merepresentasikan, perasaan dan semangat seseorang. Bansai pernah menyatakan kepada Takasug, bila dalam sebuah pertarungan ia tidak dapat menemukan “nada” yang tepat, ia lebih baik mundur dari pertarungan tersebut. Hal ini salah satunya disebabkan, oleh gaya pertarungannya yang berfokus pada “ritme” lawan – lawannya. “Ritme” tersebut, merupakan refleksi dari gaya betarung orang tersebut. Dengan mengetahui “ritme” lawanya, membuat Bansai dapat memprediksi seluruh gerakan, dan serangan mendatang yang akan dilakukan oleh lawan – lawannya. Hal unik lainya yang menyangkut kecintaanya terhadap musik, direfleksikannya pada senjata yang dipilihnya dalam bertarung. Bansai selalu terlihat membawa sebuah instrumen tradisional jepang, layaknya sebuah gitar dengan 3 senar bernama shamisen, kemanapun ia pergi. Namun uniknya, selain sebagai sebuah instrument yang dapat digunakan untuk menciptakan nada – nada indah. Di dalam Shamisen miliknya, juga tersimpan sebuah pedang yang dapat digunakannya untuk bertarung. Selain itu, ia juga dapat memanfaatkan senar pada instrumennya sebagai sebuah senjata yang mematikan. Bansai dapat menggunakan senar tersebut, untuk membelenggu pergerakan lawan – lawannya. Senar tersebut pun mampu mengoyak dan menciptakan luka ditubuh mereka. Bansai diketahui, memiliki kekuatan fisik dan kecepatan bergerak yang mengesankan saat bertarung. Kemampuanya dalam bertarung, dibuktikannya saat pertarungannya dengan Gintoki. Meskipun mengalami kekalahan, Bansai membuktikan dengan kemampuannya sebagai seorang lawan yang tangguh bagi Gintoki.

Sosok Bansai membuktikan, bahwa rintangan apapun takkan mampu menghentikan langkahnya dalam berkarya. Statusnya sebagai seorang buronan Shinshengumi, tak menghalanginya untuk selalu menunjukan totalitasnya dalam bermusik. Bagi seorang Bansai, musik adalah “nada” kehidupan yang menjadi semangat hidupnya.