Gambar Kijima Matako Gintama Sang Pengikut Setia

Loading...

Gambar Kijima Matako Gintama Sang Pengikut Setia – loyalitas dan dedikasnya sebagai seorang anggota Kiheitai, bukanlah hal yang perlu dipertanyakan lagi. Meskipun satu – satunya anggota wanita, namun kemampuannya dalam bertarung, menjadikannya sosok yang patut untuk diperhitungkan.

Kijima Matako, atau juga dikenal dengan julukan Red Bullet merupakan salah satu tokoh antagonis dalam serial anime Gintama. Dirinya adalah seorang anggot pasukan pemberontak Kiheitai, ekstrimis dari faksi Joui. Matako merupakan pengikut setia dari sang pemimpin Kiheitai, Takasugi Shinsuke. Sebagai individu Matako merupakan seorang wanita kasar dan berprilaku agresif. Ia merupakan seorang wanita tangguh, dan tidak takut dalam mengutarakan seluruh opini yang dipikirkannya. Meskipun mungkin opini tersebut dapat menyinggung orang lain termasuk rekannya. Sikap tersebut pernah ditunjukannya kepada Nizou. Matako dengan mudah mengutarakan pendapatnya, yang ternyata memicu kemarahan dari Nizou. Matako menyatakan bahwa Nizou, tak akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya, bahkan dengan menggabungkan kekuatanya dengan Benizakura. Menurutnya, Ia bahkan tak lebih kuat dibandingkan Katsura, walaupun dengan kekuatan Benizakura sekalipun. Nizou yang marah, kemudian mencekik Matako sampai membuatnya susah untuk bernafas. Namun meski begitu, ia sama sekali tidak menunjukan rasa takutnya sedikit pun untuk tetap bertatap muka dengan Nizou dikesmpatan selanjutnya. Matako sendiri juga diketahui sebagai seorang wanita, yang tidak bermoral dan tanpa ampun saat membunuh korbannya. Bahkan ia tanpa ragu, berniat untuk membunuh seorang gadis remaja berumur 14 tahun seperti Kagura, dan sama sekali tidak ada keinginan untuk membiarkannya tetap hidup.

Namun siapa sangka di balik sifatnya yang kejam dan terkesan tidak berperasaan. Sifat Matako sendiri dapat berubah secara drastis, saat dirinya berhadapan dengan sang pemimpin Takasugi. Dirinya sangat menghormati Takasugi, dan biasanya memanggilnya dengan sebutan kehormatan Shinsuke-sama. Matako juga diketahui sangat lah protektif terhadap Takasugi. Sejak Kagura diam – diam menyelinap ke dalam kapal dan mengancam akan membunuh Takasugi, jika ia tidak memberitahukan rencananya. Matako yang melihat kejadian tersebut, merasa murka dan seketika langsung saja menyerang Kagura dengan membabi buta dengan pistolnya. Sejak saat itu, ia menyimpan dendam dan bertekad tidak akan pernah memaafkan Kagura, atas tindakannya yang berani mengancam nyawa Takasugi. Kekagumannya kepada sang pimpinan, membuatnya sangat menjaga diri dan sangat memikiran apa yang dipikirkan Takasugi tentang dirinya. Untuk itu, ia akan selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin di hadapannya. Hal ini salah satunya disebabkan oleh perasaan cinta yang dirasakannya kepada Takasugi. Bila dianalogikan, Matako rela mengikuti Takasugi bahkan sampai “neraka” sekalipun, sebagai bentuk kesetiaan dan rasa cintanya kepada Takasugi. Walaupun di lain sisi, Takasugi sendiri tak pernah menunjukan ketertarikannya kepada Matako, ia tetap melindungi sang pemimpin dengan seluruh hidupnya. Seperti saat sang pemimpin harus bertarung dengan seluruh anggota Harusame dan menyuruhnya untuk kembali ke markas. Namun, Matako bersikeras untuk menetap dan bertarung bersamanya melawan Harusame, semata hanya untuk melindungi sosok Takasugi seorang. Kontras dengan perasaan cinta yang ditunjukannya kepada Takasugi, Matako menunjukan rasa kebenciaanya yang mendalam kepada Kagura, bahkan sejak pertemuan pertama keduanya, begitupun Kagura kepadanya. Karena saat itu, Kagura mengancam Takasugi dengan menodongkan pistol kepadanya. Apa yang dilakukan Kagura, tak bisa dimaafkan oleh Matako karen telah mengancam nyawa orang yang disayanginya. Meskipun saat itu Kagura hanyalah seorang gadis remaja, namun Matako sama sekali tidak menunjukan belas kasihannya sama sekali.gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-1 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-2 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-3 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-4 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-5 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-6

Loading...

gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-7 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-8 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-9 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-10 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-11 gambar-kijima-matako-gintama-sang-pengikut-setia-12Sebagai seorang petarung, Matako merupakan seorang yang sangat ahli dalam menembak dan menggunakan sebuah pistol. Kemampuanya yang luar biasa dalam menggunakan senjata jenis pistol, menjadikannya seorang buronan ternama dan berbahaya. Berkat kemampuannya, namanya dikenal sebagai kriminal yang dicari, di seluruh penjuru Edo. Kemampuanya tersebut juga lah, yang membuat Takasugi tertarik dan merekutnya menjadi seorang anggota Kiheitai. Kemampuan Matako dalam menembak sangatlah luar biasa dan tak perlu diragukan lagi, setiap sasaran yang dibidiknya selalu tepat dan tak pernah meleset. Kemampuan fisiknya yang juga luar biasa, membuatnya bahkan dapat menghindar serangan peluru yang melesat cepat kearahnya.

Sosok Matako membuktikan pada kita, bahwa cinta dapat membuat seseorang menjadi “gila”. Membuat seseorang rela melakukan apa saja bagi orang yang disayanginya, bahkan hal – hal yang melewati batas kemampuan mereka. Meskipun cinta yang dimilikinya tak pernah terbalaskan, namun perasaan yang dimiliki Matako untuk Takasugi, selalu ia berikan tulus tanpa mengaharapkan balas.