Gambar Kyuubei Yagyuu Gintama Sang Samurai yang Mencari Jati Dirinya

Loading...

Gambar Kyuubei Yagyuu Gintama Sang Samurai yang Mencari Jati Dirinya – Garis keturunannya sebagai seorang Yagyuu, membuatnya tumbuh menjadi seorang samurai dengan kekuatan yang luar biasa. Dibesarkan dengan cara yang sedikit “berbeda”, membuatnya harus merasakan “peprangan batin” dalam dirinya. “Krisis identitas” yang dialaminya, menjadikan kerap kali mempertanyakan identitasnya yang sebenarnya.

Merupakan salah satu tokoh antagonis, dalam serial anime Gintama. Kyuubei Yagyuu, merupakan anak dari Koshinori Yagyuu. Dan seorang cucu, dari Binbokusai Yagyuu. Sebagai seorang anak. Kyuubei tumbuh tanpa figur seorang ibu disisinya. Sang ibu telah lama meninggal, tepat setelah ia melahirkan Kyuubei ke dunia. Setelah kematian sang istri, bagi Koshinori tak ada seorang pun yang dapat menggantika sosok sang istri. Membuatnya tidak pernah terpikirkan untuk menikahi wanita lain, dan bertahan dengan statusnya sebagai seorang duda. Tanpa kehadiran seorang istri di sisinya, Koshinori merawat dan membesarkan Kyuubei seorang diri. Sejak kecil Kyuubei telah dididik dan dilatih oleh sang ayah, untuk menjadi seorang samurai hebat seperti dirinya dan sang kakek. Tujuannya tak lain adalah untuk menjadikan Kyuubie sebagai penurus dirinya, yang akan memimpin keluarga Yagyuu kembali pada kejayaan. Dalam keluarga Yagyuu terdapat sebuah tradisi, dimana biasanya yang menjadi seorang penerus dan kepala keluarga adalah seorang pria. Hal tersebut kemudian menjadi alasan utama, sang ayah membesarkan Kyuubie menjadi seorang “pria”. Meskipun secara biologis, Kyuubie sendiri terlahir sebagai seorang wanita. Keadaan ini didasari atas kekhawatiran sang ayah, yang menganggap Kyuubie tak akan mampu menjadi seorang pemimpin, karena status dirinya yang merupakan seorang “wanita”.

Kyuubie yang tumbuh sebagai seorang gadis tomboy, membuatnya sering menerima ejekan dari teman – teman sebayanya saat masa kecil. Suatu hari ia bertemu dengan Shimura Tae, saat Kyuubie sedang diejek oleh teman sebayanya. Tak disangka, ejekan yang diterima olehnya, membuat Shimura geram dan membuatnya memukul mereka yang mengolok – olok Kyuubie pada saat itu. Sejak peristiwa tersebut, keduannya menjadi bersahabat, dan seiring berjalannya waktu. Sosok Shimura menjadi orang yang sangat penting di dalam hidup Kyuubie. Dirinya sangat mengagumi kepribadiaan Shimura yang merupakan seorang wanita tangguh, namun tetap memiliki sisi feminime dalam dirinya. Suatu ketika terjadi suatu peristiwa malang, yang menimpa Shimura dan sang adik Shinpachi. Seorang rentenir datang menanggih hutang kepada mereka berdua, dengan melibatkan kekerasaan. Melihat Shimura dan sang adik yang dipukuli, membuat Kyuubie tak tinggal diam dan balik menyerang rentenir tersebut. Namun usahanya untuk melindungi sahabatnya tersebut, justru berakhir tragis bagi Kyuubie. Peristiwa tersebut membuat Kyuubie harus kehilangan mata kirinya. Kejadiian tersebut membuat Shimura benar – benar dipenuhi rasa bersalah, sebab karena dirinya lah hal tersebut harus terjadi. Sejak peristiwa tersebut, Shimura berjanji untuk menjadi “mata kiri” baru bagi Kyuubie. Kehilangan sebelah matanya, membuat Kyuubie memiliki ambisi dan bertekad untuk menjadi lebih kuat, bahkan melampaui Shimura. Sejak saat itu ia menjalani latihan keras, membuatnya tumbuh menjadi seorang samurai hebat.gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-1 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-2 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-3 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-4 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-5 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-6 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-7 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-8 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-9 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-10 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-11

Loading...

gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-12 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-13 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-14 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-15 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-16 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-17 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-18 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-20 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-21 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-23 gambar-kyuubei-yagyuu-gintama-sang-samurai-yang-mencari-jati-dirinya-24Sebagai seorang individu, Kyuubie sendiri merupaka pribadi yang tergolong bersikap dingin dengan orang lain, selain Shimura. Kyuubie yang dibesarkan untuk menjadi seorang “pria”, pada akhirnya membuat sifat maskulin pada dirinya menjadi lebih dominan. Hal ini sendiri, membuat Kyuubie merasa sangat anti saat seorang pria mencoba menyentuhnya. Namun seiring berjalannya, waktu Kyuubie pun semakin “melunak” dan mulai menunjukan sisi feminimenya sebagai seorang wanita. Hubungan persahabatan yang terjalin antara Kyuubie dan Shimura, membuatnya perasaan yang dimilikinya semakin tumbuh seiring berjalannya waktu. Bahkan sampai kepada tahapan yang sedikit “tidak wajar”, mengingat statusnya yang tetap merupakan seorang wanita. Kyuubie sendiri, diam – diam merasakan perasaan “cinta” terhadap Shimura. Kyuubie bahkan berniat, kelak ia akan menikahinya. Namun akhirnya ia menyerah dan mengurungkan niat “gila” tersebut. Meskipun begitu, tetap saja Kyuubie menunjukan sikap protektifnya kepada Shimura. Suatu ketika pernah diperlihatkan, Kyuubie yang merasa ragu dengan “identitas” dan jati diri yang sebenarnya. Selama ini Kyuubie berjuang seumur hidupnya, untuk menentukan dan mengidentifikasi gendernya. Dalam kebingungan, dirinya merasa tak yakin apakah dirinya harus menjalani hidup sebagai seorang “pria” atau menjadi seorang wanita sesuai dengan kodratnya. Pada akhirnya ia memutuskan untuk hidup sebagai dirinya sendiri. Seorang “Kyuubie”, terlepas dari apapun gender yang “melabelinya”.

Sebagai seorang petarung, Kyuubie merupakan seorang samurai dengan kemampuan bertarung yang luar biasa. Kemampuanya dalam menggunakan pedang, tak perlu lagi untuk diragukan. Kekuatanya bahkan melibihi dan diatas rata – rata seorang samurai pada umumnya. Kemampuan yang dimilikinya bahkan mampu menandingi, para ahli pedang lainya, seperti Hijikata Toushirou dan Sakata Gintoki. Kyuubie dikenal dengan kecepatannya yang sangat luar biasa, dalam mengayunkan pedangnya untuk menyerang lawan. Berkat kemampuanya tersebut, menjadikan Kyuubie sebagai kebanggaan bagi keluarga Yagyuu dan seorang lawan yang berbahaya.

Terlepas dari gender yang “melabeli” dirinya, Kyuubie tetaplah seorang manusia yang mempunyai perasaan dan mampu merasakan cinta di hatinya. Jauh di lubuk hatinya, seperti orang lain, dirinya pun ingin merasakan dicintai sebagai seorang individu. Sosoknya Kyuubie membuktikan, bahwa terkadang cinta memang “gila” dan tak mengenal logika.