Gambar Sheele Akame Ga Kill! Sang Pembunuh Berbakat dan Sifat Cerobohnya

Loading...

Gambar Sheele Akame Ga Kill! Sang Pembunuh Berbakat dan Sifat Cerobohnya – Peristiwa yang terjadi di masa lalu, membuatnya menyadari akan “potensi” dan “bakat” terpendam dalam dirinya. Baginya pekerjaan membunuh merupakan satu – satunya hal yang paling ia kuasai. Merupakan seorang pembunuh berdarah dingin, dirinya justru menemukan ketenangan pikiran dengan menghabisi nyawa orang lain.

Sebagai seorang anggota Night Raid, Sheele merupakan pribadi yang sangat ceroboh, canggung dan sering kali melakukan kebodohan. Sheele merupakan anggota Night Raid, yang sama sekali tidak becus dalam melakukan sesuatu. Segala pekerjaan yang dibebankan kepadanya justru akan berakhir dengan tindakan bodoh yang dilakukanya, ataupun kekacauan yang ia buat karena kecerobohanya. Kecerobohanya membuatnya sering kehilangan atau menjatuhkan kacamatanya tersebut. Tetapi biar bagaimanapun juga, Sheele merupakan seorang sahabat yang sangat baik hati dan sosok yang paling menunjukan rasa kepedulianya terhadap orang – orang disekitarnya. Sifatnya tersebut bahkan membuatnya rela untuk berkorban nyawa, hanya demi menyelamatkan teman – temanya. Namun, di balik sosoknya yang terlihat sangat ramah dan baik hati tersebut. Sifatnya dapat berubah secara drastis, saat dirinya sedang menjalankan tugas untuk membunuh targetnya. Saat mengeksekusi targetnya, sifatnya berubah menjadi dingin dan tidak berperasaan. Sheele sendiri memiliki kecenderungan untuk selalu dan sesegera mungkin meminta maaf kepada siapapun saat dirinya melakukan kesalahan. Hal ini pada akhirnya menjadi kebiasaan unik Sheele saat membunuh targetnya. Ketika ia berhasil membunuh targetnya, ia mengucapkan permintaan “maaf” sebelum sang target menghembuskan nafas terakhirnya.

gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-1 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-2Akame ga Kill mobile wallpaper Sheelegambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-4 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-5 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-6 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-7 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-8 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-9 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-10gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-11

Loading...

gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-13

gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-12 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-14 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-15 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-16 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-17 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-18 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-19 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-20 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-21 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-22 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-23 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-24 gambar-sheele-akame-ga-kill-sang-pembunuh-berbakat-dan-sifat-cerobohnya-25

Dimasa lalu Sheele tumbuh dan dibesarkan di distrik pusat ibu kota kerajaan. Sejak kecil dirinya merupakan seorang yang canggung, dan buruk dalam segala hal. Dalam hidupnya, ia merasa sama sekali tidak bisa diandalkan dan berguna bagi orang lain. Sifatnya tersebut membuat Sheele, tidak becus dalam melakukan berbagai pekerjaan. Segala tindakan tersebut hanya akan berakhir dengan kekacauan. Orang – orang disekitarnya sering menghinanya dan menggap dirinya “bodoh” karena sama sekali tidak pernah benar dalam melakukan suatu hal. Namun meski begitu, suatu hari ia bertemu dengan seorang teman yang berbaik hati padanya, dan tidak pernah menghina Sheele akan kekuranganya tersebut, tak peduli berapa banyak kesalahan yang telah ia perbuat. Baginya waktu yang dihabiskan denganya, merupakan saat – saat dimana Sheele dapat benar – benar merasa bahagia. Sampai suatu hari, saat ia dan sedang berbincang dengan temanya. Seorang pria muncul di depan pintu rumahnya, yang ternyata adalah mantan pacar temanya. Dalam keadaan mabuk, pria tersebut kemudian menyerang dan mencekik leher temanya, dilandasi perasaan dendam karena cintanya tak terbalaskan. Dengan keinginan kuat dalam dirinya untuk melindungi dan menyelamatkan nyawa temanya tersebut. Sheele kemudian melakukan sebuah tindakan mengejutkan, dengan membunuh pria tersebut. Anehnya ia justru menemukan ketenangan pikiran saat membunuh, namun sebaliknya di lain sisi temanya justru merasa sangat ketakutan atas apa yang baru saja disaksikannya. Karena insiden tersebut, membuat Sheele tidak pernah bertemu lagi dengan temanya. Beberapa hari kemudian setelah insiden tersebut, sekawanan pria datang untuk membalaskan dendam, atas kematiaan temanya yang terbunuh di tangan Sheele. Sebelum membunuh Sheele, terlebih dahulu mereka telah menghabisi kedua orang tuanya. Pada saat itu meskipun sedang merasa terancam, secara mengejutkan ia merasa pikiranya tenang. Tanpa ragu, ia kemudian membunuh satu persatu pria dihadapanya. Melihat tumpukan mayat di hadapannya, membuat Sheele menyadari sesuatu. Bahwasannya, ia merasa ada sesuatu yang salah dengan otaknya. Hal ini membuat Sheele menyadari bakat alaminya dalam membunuh, yang kemudian menjadikanya seorang pembunuh berbakat. Ia percaya, dengan bakatnya tersebut. Dirinya dapat membantu menyingkirkan para “sampah masyarakat” yang menyebabkan keonaran dan kesengsaraan bagi orang lain. Maka dengan begitu, pada akhirnya ia akan merasa kehadiranya dapat berguna dan bermanfaat bagi orang lain. Walaupun dengan menjadi seorang pembunuh. Ia kemudian direkrut oleh tentara pasukan revolusioner, dan memutuskan untuk bergabung. Dengan bergabungnya Sheele dengan tentara pasukan revolusioner, ia ingin menggunakan kemampuanya dapat berguna bagi orang lain, dengan membantu menegakan keadilaan dan menciptakan perdamaian bagi masyarakat.

Walau dengan kemampuan membunuhnya yang luar biasa tersebut. Ironisnya, Sheele harus berakhir tragis, terbunuh dalam pertarungan dengan Seryu. Di saat – saat terakhirnya, ia tetap memikiran keselamatan Mine yang saat itu bertarung bersamanya. Dengan mengorbankan dirinya, ia menggunakan kemapuan spesial Teigunya. Agar Mine dapat melarikan diri dari kepungan musuh. Karena kebaikan hatinya, kematian Sheele sangat menciptakan duka mendalam bagi seluruh anggota Night Raid. Sejak kematianya, Mine berjanji akan membalaskan dendam atas kematian Sheele. Mine bertekad, ialah yang akan membunuh Seryu dengan tanganya sendiri. Sheele sendiri memiliki Teigu bernama Extase, sebuah Teigu yang berbentuk menyerupai gunting raksasa. Kehebatan Extase diklaim, sebagai Teigu yang dapat digunakan untuk menggunting apapun dengan kekuatanya. Salah satu kemampuan spesial dari Teigu ini, yakni Extase dapat memancarkan sebuah cahaya sangat terang, yang mana sinarnya dapat digunakan guna membutakan lawanya untuk sementara waktu. Dalam pertarungan Sheele menunjukan sifatnya yang sama sekali tanpa ampun dan belas kasihan. Ia menggunakan Extase untuk menyerang lawanya secara membabibuta, meninggalkan sedikit celah bagi lawannya untuk mengembalikan serangan. Sheele merupakan seorang petarung yang tetap dapat berpikiran lurus dan tenang, walaupun sedang berada dalam pertarungan yang mematikan sekalipun. Dalam bertarung, Shelee dapat membunuh lawan – lawanya dengan tanpa keraguan dan tanpa adanya rasa penyesalan yang membebani pikirannya.

Sosoknya mungkin telah tiada, namun kebaikan hatinya akan selalu terkenang bagi seluruh anggota Night Raid. Sampai di akhir hayatnya, ia menunjukan bahwa dirinya dapat berguna bagi orang lain. Sheele menjadi sosok seorang sahabat terbaik, sekaligus pahlawan bagi Mine dan anggota Night Raid lainya.