Gambar Akame Ga Kill! : Sebuah Potret Apik Aksi Kekerasan dan Politik

Loading...
loading...

Gambar Akame Ga Kill! : Sebuah Potret Apik Aksi Kekerasan dan Politik –Menceritakan sisi gelap seorang pembunuh, dengan sudut pandang berbeda, merupakan ciri khas dari anime ini. Membuktikan pada kita bahwa “hitam” tak selamanya jahat dan “putih” tak selamanya baik. Semuanya terbungkus apik, menjadi suatu sajian yang menghibur untuk ditonton.

Akame Ga Kill! merupakan anime, yang diadaptasi dari serial manga jepang dengan nama sama. Serial anime ini sendiri, disutradarai oleh Tomoki Kobayashi dan ditulis Makoto Uezu. Disiarkan di chanel televisi Jepang, sejak bulan Juli dan berkahir di bulan Desember 2014. Dan memiliki total episode sebanyak, 24 episode. Bergenre Action, Advanture dan Fantasy, Akame Ga Kill! menyajikan aksi – aksi hebat luar biasa, yang dibubuhi dengan muatan politik sebagai bumbu utama. Jalan Cerita dari anime Akame Ga Kill! sendiri, mengisahkan tentang sebuah negara, yang dipimpin oleh seorang raja dan seorang perdana menteri yang tamak dan serakah akan kekuasaan. Tanpa pemimpin yang jujur, amanah dan mengabdi denga tulus. Rakyat pun tenggelam dalam kemiskinan, perselisihan, dan kehancuran. Menghadapi hal ini, rakyat tidak hanya tinggal diam akan penderitaan yang disebabkan oleh pemerintahan yang korup. Sebagai aksi dan tindakan nyata guna melawan hal ini, rakyat yang ingin berjuang mengehentikan tiran yang berkuasa. Berkumpul dan membentuk, sebuh gerakan pemberontakan. Tentara pasukan revolusioner, adalah organisasi yang tercipta sebagai bentuk konkrit bahwa rakyat telah menunjukan perlawannya secara nyata, kepada pemerintah. Sebagai kekuatan utama dari organisasi ini, terciptalah Night Raid yang merupakan cabang organisasi tentara pasukan revolusioner. Tugas utama Night Raid sendiri, ialah menuntaskan kebiadaban dan menghapuskan kesengsaran di tengah – tengah rakyat, dengan cara “membunuh” seseorang yang menjadi akar dari permasalahan. Seluruh anggota Night Raid sadar, bahwa membunuh adalah adalah “pekerjaan kotor” dan sangat tidak terpuji. Namun meraka memahami satu prinsip dimana bagi mereka, mengambil nyawa seseorang yang menyebabkan kesengsaran pada banyak orang. Lebih terpuji daripada tindakan yang dilakukan oleh seorang pemimpin yang bertindak biadab pada rakyatnya. Night Raid sendiri terdiri dari orang – orang terlatih, dengan kemampuan membunuh yang luar biasa. Sebagai seorang pembunuh profesional yang berjuang demi rakyat. Mereka adalah seorang “pahlawan” di dalam kegelapan malam.

Akame Ga Kill! sendiri merupakan anime yang terbilang cukup sadis dalam menampilkan aksi – aksi kekerasan, penyiksaan dll. Adegan demi adegan yang menampilkan pertumpahan darah, tersaji apik di setiap episodenya. Karena mengandung muatan politik, membuat jalan cerita anime ini terkesan sedikit berat karena konflik yang ditampilankan tergolong sangat kompleks. Sebagai bumbu tambahan, Akame Ga Kill! juga tergolong anime yang banyak mengeksploitasi dan menampilkan keindahan tubuh seorang wanita. Dari beberapa aspek yang telah disebutkan sebelumnya, menimbang hal tersebut anime ini sendiri sepertinya tidak cocok bagi mereka anak – anak di bawah umur, yang mana pola pikir mereka masih belum mencapai kematangan dalam berpikir. Sebab terlalu banyak unsur – unsur yang bertolak belakang dengan nilai – nilai moral yang berlaku di masyarakat. Terlebih tokoh – tokoh protagnis yang digambarkan sebagai seorang pembunuh, seolah menjadi gambaran nyata logika dan nilai moral yang diputarbalikan dalam anime ini. Dan tak perlu kaget bagi kalian yang menonton anime ini, karena kita akan banyak sekali menemui kematian demi kematian tragis dan ironis yang terjadi pada berbagai tokoh dalam anime ini. Dari segi jalan cerita, serial anime Akame Ga Kill! sendiri tidak sepenuhnya mengadaptasi plot cerita yang terdapat dalam manga originalnya. Bahkan dapat kita temui beberapa filler plot, sebagai bagian tambahan dari rangkain kisah serial anime Akame Ga Kill!.

Loading...

Sejak dirilis, anime Akame Ga Kill! telah mendapatkan berbagai respon dan review dari khalayak dan kritikus, baik yang bernada positif maupun negatif. Beberapa dari mereka memberikan tanggapan positif terhadap anime ini, seperti komentar yang dilontarkan oleh Robert Mullarkey dari UK Anime Network. Dirinya berkomentar, bahwa anime ini dapat menampilkan berbagai aksi dan unsur – unsur kekerasan tersaji dengan baik dan epic. Namun dirinya juga sedikit mengkritik perihal beberapa karakter dan jalan cerita yang menurutnya akan lebih baik tanpa melibatkan unsur komedi. Sedangkan komentar lain diberikan oleh , Matt Packard dari Anime News Network saat dirinya telah menonton 8 episode anime ini. Baginya anime ini sangatlah “bodoh dan kekanak – kanakan”. Ia berkomentar keras perihal ide cerita, dimana sang penjahat selalu diasosiakan dengan seorang psikopat atau seseorang yang tamak. Juga alasan tokoh protagonis yang menjadi seorang pembunuh yang jiwanya telah mati, disebabkan oleh peristiwa yang menyebabkan suatu trauma masa lalu di hidup mereka. Atau penggambaran mereka yang lemah, hanya ditaktirkan menjadi seorang budak ataupun mati secara mengenaskan. Hal – hal tersebut menurutnya terlalu “klise” untuk dijadikan sebagai ide cerita sebuah anime. Walaupun anime ini sendiri dipenuhi oleh muatan unsur – unsur kekerasan dan kebejatan moral. Bukan berarti, tidak terdapat nilai yang kita peroleh dari menonton anime ini. Akame Ga Kill! sendiri mengajarkan pada kita tentang arti persahabatan pada kita, tentang arti sebuah pengorbanan dan tentang semangat pantang menyerah.

Terlepas dari seluruh pro-kontra yang ada tentang anime ini, Akame Ga Kill! tetap menjadi salah satu anime yang layak untuk ditonton. Akame Ga Kill! berhasil menyuguhkan keunikannya tersendiri yang membuatnya menjadi suatu tontonan yang menghibur bagi para pengemar anime.