Gambar Evergreen Fairy Tail Sang Peri Hijau

Loading...
loading...

Gambar Evergreen Fairy Tail Sang Peri Hijau – Di balik penampilannya yang terlihat anggun dan menawan, tersimpan seorang sosok wanita dengan kekuatan luar biasa. Merupakan seorang wanita berbahaya, yang akan membuat siapa diam “membatu” kala menatap matanya.

Evergreen merupakan seorang penyihir, anggota dari guild Fairy Tail. Ia juga merupakan anggota wanita satu – satunya, dalam tim Thunder God Tribe, bersama dengan Bickslow dan Freed Justine. Di masa lalu, Evergreen merupakan seorang yang bermimpi untuk menjadi seorang peri sejak masa kanak – kanakannya. Dahulu, yang menjadi satu – satunya alasan ia bergabung dengan guild Fairy Tail, adalah karena nama dari guild ini sendiri yang mengandung kata “peri” di dalamnya. Selebihnya, Evergreen tidak memiliki ketertarikan apapun secara khusus terhadap hal lainnya yang menyangkut guild Fairy Tail. Sebagai seorang anak, ia tumbuh dalam kesendirian yang pada akhirnya membuat dirinya menjadi seorang anak yang anti-social. Sulit baginya untuk berteman dengan teman – teman sebanyanya, terlebih karena dirinya dianugerahi kekuatan sihir yang tersimpan di matanya. Evergreen memiliki kemampuan yang dapat membuat seseorang berubah menjadi batu, hanya dengan menatap matanya. Hal ini sendiri, membuatnya harus menggunakan sebuah kacamata, untuk mengerangi efek dari kekuatan ini sendiri.

Sebagai seorng individu, Evergreen merupakan seseorang wanita yang sangat mencintai hal apapun tentang peri, dan sejak kecil ia telah memiliki sebuah mimpi untuk menjadi seorang “peri” suatu hari nanti. Sebagai seorang wanita, dirinya sangat mengagumi tentang keindahan dan hal – hal elegan. Saat awal pertama muncul, dirinya digambarkan sebagai seorang wanita yang angkuh dan arogan. Sebagai salah seorang anggota Thunder God Tribe, yang bekerja pada Laxus. Evergreen merupakan seorang bawahan yang berdedikasi dan menunjukan loyalitasnya kepada Laxus. Salah satunya ditunjukannya, dengan tanpa ragu akan merubah siapapun menjadi batu dengan sihirnya, jika memang demi kebaikan Laxus dan timnya, tak peduli sekalipun orang tersebut adalah rekan satu guild-nya. Pertarungannya dengan Erza Scarlet mengungkapkan sebuah fakta, bahwa selama ini Evergreen menyimpan dendam lama dan mendalam padanya. Hal ini sendiri disebabkan karena obsesinya, yang ingin mencoba merebut predikat sebagai seorang “Ratu Peri : Titania” yang selama ini disematkan pada Erza. Evergreen sendiri merupakan seorang yang sangat menujukan rasa kepedulian yang mendalam, pada sosok Laxus dan juga rekan satu timnya. Membuat hubungan yang terjalin diantara mereka sangatlah kuat. Mereka telah bersama untuk waktu yang lama, membuat seolah – olah mereka lah satu – satunya orang yang berinteraksi dengan Evergreen selama hidupnya. Setelah Laxus diasingkan dari guild oleh Makarov, ia dan teman – teman satu timnya mulai “membuka diri” lebih dan lebih. Mereka kini terlihat mulai berinteraksi dengan anggota guild yang lain. Evergreen sendiri pun kini mulai sering terlihat berada di aula guild untuk berkumpul bersama anggota lain dalam beberapa kesempatan.gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-1 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-2 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-3 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-4 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-5 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-6 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-8 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-9 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-10 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-11 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-12 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-13 gambar-evergreen-fairy-tail-sang-peri-hijau-14

Loading...

Sebagai seorang penyihir, sihir utama yang dimiliki oleh Evergreen adalah sihir “mata” yang dimilikinya. Sebuah kekuatan sihir yang membuat siapapun yang menatap matanya, berubah menjadi batu. Evergreen sendiri dapat membatalkan efek dari sihir ini sendiri, namun jika terlalu lama terkena efeknya, maka orang tersebut akan berubah menjadi debu. Akan tetapi sihir luar biasa ini memiliki sebuah batasan, dimana sihir ini tidak akan bekerja bila korban bukan lah seorang manusia, ataupun jika korbanya memiliki mata palsu seperti Erza yang membuat efek dari sihir ini tidak bekerja sepenuhnya. Begitupun pada korban yang menggunakan kacamata. Sihir lainnya yang dimiliki oleh Evergreen, yakni ia dapat menciptakan sebuah zat khusus dari dalam tubuhnya. Benda tersebut berwujud sebuah “debu peri” yang tipis, ringan dan bercahaya terang. Evergreen sendiri dapat mengendalikan dan memanipulasi “debu” tersebut sesuai dengan keinginannya. Saat digunakan, penggunanya dapat menciptakan berbagai serangan sihir. “Debu” tersebut, diketahui dapat menciptakan efek ledakan yang luar biasa, meskipun hanya dalam jumlah sedikit sekalipun. Bahkan dengan daya ledaknya yang luar biasa tersebut, Evergreen dapat mengalahkan Elfmen Strauss yang saat itu menggunakan kemampuan sihirnya yang maksimal. Dalam jumlah besar, “debu’ tersebut dapat dibentuk menjadi sebuah objek dalam berbagai ukuran, yang juga dapat digunakan untuk menyerang lawan. Selain kemampuan tersebut, layaknya seorang “peri” Evergreen memiliki kemampuan sihir yang membuatnya dapat memunculkan sebuah “sayap peri” di punggunnya. Sayap tersebut dapat ia munculkan dan hilangkan sesuai dengan keinginan. Evergreen sendiri dapat terbang, dengan kecepatan dan kelincahan yang luar biasa, membuatnya dapat dengan menghindari berbagai serangan yang dilancarkan lawan.

Impiannya menjadi seorang peri sejak kecil, terasa tak sia – sia saat pada akhirnya ia dapat menjadi seorang “peri” dan menjadi bagian dari keajaiaban seorang peri itu sendiri bersama – sama dengan guild Fairy Tail. Membuatnya menjadi sosok anggota, yang tidak akan tinggal diam, saat mengetahui orang lain berani menghina guild Fairy Tail.