Gambar Levy McGarden Fairy Tail Sang Penyihir Kutu Buku

Loading...
loading...

Gambar Levy McGarden Fairy Tail Sang Penyihir Kutu Buku – Sosoknya merupakan seorang penyihir, yang pantas mendapatkan predikat sebagai si “kutu buku”. Rasa kecintaanya terhadap buku, bukanlah hal yang perlu untuk dipertanyakan lagi. Membuat Ia dan semua buku – bukunya merupakan hal yang tak lagi dapat terpisahkan satu sama lain.

Levy McGarden merupakan seorang penyihir anggota guild Fairy Tail. Ia juga merupakan seorang pemimpin dari tim bernama Shadow Gear. Sebuah tim yang beranggotakan 3 orang penyihir yang dikatakan sebagai “tulang punggung” bagi guild Fairy Tail. Selain Levy, dua anggota tim lainnya yaitu Jet dan Dory, yang keduanya diketahui menyimpan perasaan suka terhadap Levy. Namun sejak awal Levy sendiri tak pernah membalas rasa cinta keduaanya, ataupun bahkan menyadari perasaan yang mereka berdua rasakan terhadap dirinya. Di luar hal tersebut, tak banyak yang dapat diketahui tentang masa lalu dari Levy namun satu hal ia sendiri telah tergabung dalam guild Fairy Tail, sejak dirinya berusia 11 tahun. Bahkan sebelum kehadiran tiga bersaudara Strauss. Mirajane, Elfman dan Lisanna bergabung menjadi anggota guild.

Sebagai seorang individu, Levy merupakan pribadi yang baik hati, ceria dan selalu terlihat penuh semangat. Dengan sifatnya tersebut, membuat Levy menjadi seorang yang mudah bergaul dengan anggota guild Fairy Tail lainnya. Kebaikan hati Levy, membuatnya engga untuk terlibat dalam sebuah “percekcokan” yang sering kali terjadi di dalam guild. Sebab ia sendirinya, terlalu baik hati untuk bertarung hanya sekedar untuk “bersenang – senang”. Levy merupakan seorang yang sangat pemaaf, hal ini sendiri terlihat saat ia dapat memaafkan dan berdamai dengan Gajeel Redfox, atas perlakuaan keji yang dilakukannya. Menyiksa Levy dan dua orang anggota timnya yang lain, lalu merantai ketiganya secara tidak manusiawi. Terlepas dari seberapa keji hal yang telah dilakukan Gajeel, meski begitu Levy tetap dapat memaafkannya dan bahkan mengizinkan ia untuk menjadi partnernya kala menjalani ujian kenaikan tingkat penyihir S-class. Satu hal yang sangat melekat dari sosok seorang Levy, yakni kecintaannya pada membaca buku. Dengan rasa kecintaanya tersebut, membuat ia dan Lucy Heartfilia dapat menjadi akrab dalam waktu singkat, sebab keduanya memilliki kecintaan yang sama terhadap buku. Karena itu, Levy dipercaya sebagai satu – satunya orang, yang Lucy izinkan untuk membaca novel yang sedang ia garap. Hal ini sendiri menjadi bukti, betapa keduanya sudah saling memegang rasa kepercayaan satu sama lain. Levy sendiri juga pernah mengajak Lucy untuk mengunjungi dan menunjukan kamarnya yang layaknya sebuah perpustakaan mini. Terdapat sebuah meja, kursi, tangga dan rak – rak, yang semuanya terisi penuh oleh berbagai macam buku. Dengan begitu banyaknya buku yang memenuhi ruangannya. Lucy yang merasa penasaran, pernah menanyakan apakah Levy telah membaca seluruh koleksi buku yang dimilikinya. Levy sendiri menyatakan bahwa ia telah membaca seluruhnya, bahkan beberapa dari buku tersebut terpaksa harus disingkirkannya, karena untuk memberikan ruang pada kamarnya yang semakin hari, semakin bertambah penuh oleh buku. Jika bicara soal kedewasaan, di usianya yang masih terbilang muda Levy termasuk anggota guild Fairy Tail, yang mempunyai tingkat kedewasaan pola pikir lebih dari rekan – rekannya yang lain. Hal ini ditunjukannya saat ujian kenaikan tingkat penyihir S-class berlangsung. Levy yang menyadari ujian tersebut, hanya justru memecah belah hubungan sesama anggota guild, untuk itu ia akhirnya memutuskan untuk mundur demi mencegah perpecahan dan mempersatukan guild. Walaupun di sisi lain, peserta lainnya tetap bersikeras dengan ambisi mereka masing – masing.gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-1 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-2 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-3 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-4 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-5 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-6 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-7 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-8 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-9 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-10

Loading...

gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-11 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-12 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-13 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-14 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-15 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-16 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-17 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-18 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-19 gambar-levy-mcgarden-fairy-tail-sang-penyihir-kutu-buku-20 Kecintaanya yang mendalam terhadap buku, juga terepresentasikan lewat kemampuan sihir yang ia kuasai. Sihir Levy sendiri berfokus kepada “menulis dan kata – kata”. Kemampuan sihir Levy membuatnya dapat menciptakan sebuah “kata” di udara dan mengubah tulisan tersebut menjadi “benda padat”, yang dapat digunakannya dengan melancarkannya ke arah musuh yang kemudian akan menciptakan berbagai efek yang berbeda – beda. Untuk menciptakan “kata” tersebut, Levy cukup melakukan gerakan tubuh, disertai dengan menggerakan satu atau kedua tanganya tergantung mantra yang digunakanya. Dengan latihan yang dijalanninya, ia kini dapat menggunakan sihirnya, dengan menggunakan gerakan kakinya. Membuat fleksibilitas Levy dalam bertarung, menjadi semakin meningkat. Kemampuan sihirnya yang terbilang unik, merupakan sihir yang tergolong fleksibel, sebab ia dapat menggunakan kemampuan sihirnya bukan hanya untuk menyerang musuh, melainkan untuk berlindung ataupun kemampuan pendukung lainnya. Seperti saat Levy “menuliskan” dan memunculkan kata “Fire” di udara. Dengan memunculkan kata tersebut, sebuah serangan berupa semburan api akan muncul saat dilancarkan ke arah musuh. Ataupun saat ia “menuliskan” kata “Thunder” di udara, sebuah sambaran petir akan muncul dan menyerang musuh. Juga berbagai kata lainnya, yang dapat menciptakan memunculkan efek berbeda – beda, sesuai dengan kebutuhan. Selain kemampuan sihirnya tersebut sebagai seorang pecinta buku, Levy dikenal akan kemampuannya dalam bidang bahasa. Ia bahkan diketahui dapat menterjemahkan beberapa tulisan – tulisan kuno. Dengan ketelitiannya dan pengujian tata bahasa, serta bantuan kacamata membaca Gale-Force. Levy dapat menghapuskan sebuah pelindung sihir yang diciptkan oleh Freed Justine, dengan menulis ulang dan mengubah susuna “kata – kata” kuno yang diciptakannya.

Kecintaanya terhadap membaca buku dan menulis, membuat Levy bermimpi untuk menjadi seorang editor di sebuah majalah terkenal suatu saat nanti. Rasa cintanya kini bukan hanya ditunjukannya kepada buku semata, tetapi juga pada seseorang yang telah berhasil mencuri hatinnya melalui tindakan bukan hanya sekedar rangkaian kata – kata indah.