Gambar Tokyo Ghoul Kota Tokyo dan Teror Ghoul yang Mengerikan

Loading...
loading...

Gambar Tokyo Ghoul Kota Tokyo dan Teror Ghoul yang Mengerikan – Sejak dirilis, kesukesannya telah dibuktikan dengan menjadi salah satu anime yang paling banyak menarik perhatiaan para otaku, sepanjang musim panas di tahun 2014. Merupakan kombinasi sempurna dari berbagai genre anime, yang tersaji secara epic di layar kaca. Menjadikannya, salah satu anime yang akan sangat sayang untuk kita lewatkan.

Tokyo Ghoul merupakan anime adaptasi, dari manga berjudul sama karya seorang mangaka bernama Sui Ishida. Untuk manganya sendiri, Tokyo Ghoul berhasil meraih kesuksesan di tahun 2014 dengan menempati posisi keempat dalam daftar manga terpopuler di Jepang. Bahkan telah terjual hingga 6,946,203 kopi, sedangkan jika dijumlahkan untuk seluruh seri manga Tokyo Ghoul telah terjual sebanyak lebih dari 12 juta kopi di Jepang. Maka tak heran, di tahun yang sama Tokyo Ghoul pada akhirnya di adaptasi menjadi sebuah anime. Anime Tokyo Ghoul sendiri mulai dirilis dan ditayangkan sejak bulan Juli hingga September di tahun 2014. Season pertama untuk anime ini sendiri, berjumlah 12 episode. Mengikuti kesuksesan season pertama, akhirnya pada tanggal 8 Januri 2015 season kedua untuk anime ini mulai dirilis di Jepang. Season kedua sendiri berjudul “Tokyo Ghoul √A”, yang juga memiliki jumlah episode sebanyak 12 episode. Anime ini sendiri menggabungkan berbagai macam genre seperti, Action, Mystery, Drama, Horror, Supernatural dan Psychological. Penggabungan berbagai unsur tersebut, pada akhirnya membuat jalan cerita dari anime ini sendiri menjadi begitu “kaya” dan emosional. Meskipun terdiri dari penggabungan berbagai genre, Tokyo Ghoul sendiri memilik daya tarik utamanya pada unsur Gore. Dimana dalam anime ini, banyak menampilkan begitu banyak adegan – adegan bersimbah darah, penyiksaan, kanibaliseme dan hal – hal sadis lainnya, yang cukup mampu “menganggu” mental dan membuat nafsu makan hilang seketika. Jalan cerita yang kompleks dan berbagai adegan mengerikan yang ditampilakan. Membuat anime Tokyo Ghoul sendiri, sangat tidak direkomendasikan untuk ditonton oleh anak – anak yang masih di bawah umur.

Jalan cerita anime ini, mengisahkan kehidupan sang tokoh utama, bernama Ken Kaneki. Seorang remaja biasa, yang tiba – tiba mengalami suatu peristiwa besar yang menggubah hidup dan “dirinya” dalam semalam. Melalui peristiwa yang hampir merenggut nyawanya, Kaneki harus menjalani sebuah operasi transplantasi tubuh untuk menyelamatkan hidupnya. Pasca peristiwa tersebut, ternyata suatu hal yang tidak diduga terjadi padanya. Operasi yang dijalaninya tersebut, mengubah Kaneki menjadi seorang manusia setengah Ghoul. Sejak peristiwa tersebut diri Kaneki tak lagi sama, ia tak lagi hanya seorang manusia “normal” seperti sebelumnya. Kini sosok “monster” ikut bersemayam dalam dirinya, menciptakan sebuah “perang” batin yang tak berkesudahan. Anatara rasa kemanusiaan dan keinginan untuk “memburu” mangsa.

Loading...

Tokyo Ghoul sendiri berfokus kepada sebuah mahluk/monster mengerikan bernama Ghoul. Secara fisik tidak ada perbedaan yang signifkan antara Ghoul dan manusia pada umumnya. Salah satu perbedaan yang cukup mencolok hanya terdapat pada bola mata mereka, yang berwarna hitam dan iris yang berwarna merah pekat layaknya darah manusia. Namun, seorang Ghoul yang telah terlatih dapat menyembunyikan warna asli mata mereka, sehingga akan sangat sulit membedakannya dengan manusia “normal”. Meski begitu terdapat satu perbedaan besar antara keduannya, yang membuat Ghoul telah benar – benar kehilangan rasa kemanusiaan dalam dirinya. Hal tersebut ia lah, dimana untuk bertahan hidup. Seorang Ghoul harus memakan daging manusia untuk memenuhi hasrat dan rasa laparnya. Selain daging manusia, makanan apapun yang lazim dimakan oleh manusia “normal” pada umumnya, akan terasa menjijikan dan tidak cocok dengan sistem pencernaan seorang Ghoul. Berbeda dengan manusia biasa, Ghoul dianugerahkan kekuatan dan kemampuan bergerak yang sangat cepat dan lincah melebihi manusia biasa. Bagaimanapun meski kuat Ghoul tetap lah mahluk yang bisa mati, layaknya manusia Ghoul dapat mati jika kehilangan banyak darah dan dapat mengalami masa kritis jika tidak mengkonsumi daging manusia dalam jangka waktu yang lama. Sebab daging manusia, adalah satu – satunya sumber energi yang membuat seorang Ghoul tetap “hidup”. Kemampuan lain yang membuat seorang Ghoul menjadi spesial, adalah kemampuannya dalam menciptakan “kagune”. Kagune sendiri semacam “organ tubuh spiritual” seorang Ghoul, yang disembunyikan dan tersimpan dalam tubuh mereka. Saat diaktifkan, kagune akan muncul dari dalam tubuh seorang Ghoul dan terletak pada bagian punggung tubuhnya. Kagune sendiri berfungsi sebagai senjata utama bagi Ghoul untuk bertarung dan berburu mangsa mereka. Hal yang unik dari Kagune ialah, setiap Ghoul memiliki kagune dengan bentuk dan warna berbeda – beda setiap individu. Kehadiran Ghoul ditengah – tengah masyarakat, merupakan teror berbahaya yang dapat mengancam nyawa siapapun, tak peduli kapanpun dan dimanapun. Sebab ketika seorang Ghoul harus memenuhi rasa laparnya, ia tidak akan lagi pandang bulu dalam memburu mangsannya. Sepanjang serial anime ini berlangsung, “perang” terjadi bukan hanya antara manusia dan para Ghoul saja. Melainkan juga konflik antara mereka sesama Ghoul dan pertentangan ideologi yang dianut oleh masing – masing dari mereka.

Semenjak anime ini dirilis, di samping kritik seputar tingkat kesadisan yang dianggap berlebihan. Berbagai respon positif pun banyak didapatkan, Terlebih atas pengembangan jalan cerita dan tokoh yang berhasil “memainkan” emosi penonton. Maka rasanya tak heran jika Tokyo Ghoul mendapatkan apresiasi besar dari para fansnya. Terlebih bagi para penggemar anime bergenre Horror dengan jalan cerita epic dan unsur Gore yang kental. Bagi mereka yang belum sempat berkesempatan menonton anime ini, maka siap – siap memasukan Tokyo Ghoul ke dalam list anime favorit.